Oleh: unesabi2003 | Mei 6, 2008

Sebuah mentari pagi

Cahayamu menembus jiwa

Jiwaku yang sedang merindu

Rindu pada cahaya

Cahaya yang halus

Sehalus angin malam, selembut udara pagi

Seperti itu?

Ya memang benar seperti itu!

Cahaya sebening kristal

Melambaikan cahaya

Sebuah cahaya penyejuk jiwa

Jiwa yang kosong

Kosong cahaya kosong isi

Seberkas cahaya melambai

Membangunkan yang sedang tidur

Tidur dari mimpi panjang

Panjang tanpa tembus pandang (7 januari 2008. 10.00)


Beri tanggapan

Your response:

Kategori